Free shipping on international orders over $75.00

Minyak Akar Jahe

Minyak akar jahe adalah minyak atsiri yang diekstraksi dari akar jahe. Ia memiliki aroma jahe yang kuat dan khas. Biasanya, minyak ini diperoleh melalui destilasi uap dari akar jahe segar. Minyak akar jahe memiliki banyak manfaat dan penggunaan. Ia sering digunakan dalam
pengobatan tradisional Tiongkok dan ramuan herbal, diyakini memiliki sifat antiinflamasi, antioksidan, antimikroba, dan analgesik.

Selain itu, minyak akar jahe juga dapat digunakan untuk meningkatkan semangat, meredakan gejala kecemasan dan depresi, serta mengurangi ketidaknyamanan pencernaan dan mual.

Menggabungkan minyak akar jahe dalam Tendar Recovering Oil lebih membantu meredakan nyeri pada sendi dan otot, serta mengurangi peradangan. Bahan alami ini juga dapat meningkatkan sirkulasi darah, meningkatkan pencernaan, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, aroma hangat yang dihasilkan oleh minyak akar jahe juga memiliki efek relaksasi dan dapat membantu mengurangi kecemasan.

Senyawa seperti gingerol, shogaol, dan gingerol yang ditemukan pada akar jahe memiliki sifat antiinflamasi, antioksidan, dan antimikroba terutama karena komposisi kimianya dan aktivitasnya.

01

Gingerol

Gingerol adalah salah satu senyawa aktif utama yang ditemukan pada akar jahe. Gingerol memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi, membantu menetralkan radikal bebas dan mengurangi kerusakan sel yang disebabkan oleh stres oksidatif, sehingga melindungi kesehatan secara keseluruhan. Selain itu, gingerol juga dapat menghambat produksi penanda inflamasi dan mengatur respons sistem kekebalan tubuh.

02

Shogaol

Shogaol adalah komponen penting lain yang ditemukan pada akar jahe. Ia memiliki rasa pedas dan aroma yang kuat, merangsang sirkulasi darah dan meningkatkan suhu tubuh, sehingga membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan. Shogaol juga memiliki sifat antimikroba, menghambat pertumbuhan bakteri, jamur, dan virus.

03

Gingerol

Gingerol adalah senyawa aktif lain yang ada dalam akar jahe. Ia memiliki efek antiinflamasi, meredakan peradangan dan rasa sakit. Gingerol juga dapat merangsang sistem pencernaan, mempromosikan gerakan usus dan meningkatkan pencernaan.

Aksi gabungan dari senyawa-senyawa ini memberikan akar jahe sifat antiinflamasi, antioksidan, dan antimikroba, menjadikannya tanaman obat penting yang banyak digunakan dalampengobatan herbal tradisional dan terapi alami.

Senyawa seperti gingerol, shogaol, dan gingerol yang ditemukan pada akar jahe memiliki sifat antiinflamasi, antioksidan, dan antimikroba terutama karena komposisi kimianya dan aktivitasnya.

01

 Gingerol

Gingerol adalah salah satu senyawa aktif utama yang ditemukan pada akar jahe.
Gingerol memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi, membantu menetralkan radikal bebas dan mengurangi kerusakan sel yang disebabkan oleh stres oksidatif, sehingga melindungi kesehatan secara keseluruhan. Selain itu, gingerol juga dapat menghambat produksi penanda inflamasi dan mengatur respons sistem kekebalan tubuh.

02

 Shogaol

Shogaol adalah komponen penting lain yang ditemukan pada akar jahe. Ia memiliki rasa pedas dan aroma yang kuat, merangsang sirkulasi darah dan meningkatkan suhu tubuh, sehingga membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan. Shogaol juga memiliki sifat antimikroba, menghambat pertumbuhan bakteri, jamur, dan virus.

03

 Gingerol

Gingerol adalah senyawa aktif lain yang ada dalam akar jahe. Ia memiliki efek antiinflamasi, meredakan peradangan dan rasa sakit. Gingerol juga dapat merangsang sistem pencernaan, mempromosikan gerakan usus dan meningkatkan pencernaan.

Aksi gabungan dari senyawa-senyawa ini memberikan akar jahe sifat antiinflamasi, antioksidan, dan antimikroba, menjadikannya tanaman obat penting yang banyak digunakan dalam pengobatan herbal tradisional dan terapi alami.

Sifat antiinflamasi, antioksidan, antimikroba, dan analgesik
minyak akar jahe berasal dari komponen aktif dan karakteristik kimianya.

01. Mekanisme antiinflamasi

Sifat antiinflamasi dari minyak akar jahe yang mengandung gingerol dan shogaol melibatkan penghambatan pelepasan mediator peradangan dan mengurangi respons peradangan. Senyawa-senyawa ini dapat menghambat produksi faktor peradangan seperti tumor necrosis factor-alpha (TNF-α) dan mengatur jalur sinyal terkait peradangan.

02. Antioksidan

Minyak akar jahe mengandung antioksidan seperti gingerol dan shogaol yang dapat menetralkan radikal bebas, mengurangi stres oksidatif, dan kerusakan sel. Antioksidan melindungi sel dari kerusakan oksidatif dan memiliki potensi untuk memperlambat penuaan dan perkembangan penyakit.

03. Antimikroba

Gingerol, shogaol, dan senyawa aktif lainnya dalam minyak akar jahe memiliki aktivitas antimikroba dengan menghambat pertumbuhan berbagai bakteri dan jamur serta mengganggu bioaktivitasnya. Senyawa-senyawa ini dapat merusak dinding sel, membran, dan metabolisme bakteri dan jamur, sehingga menghambat pertumbuhan dan reproduksi mereka.

04. Efek analgesik

Gingerol dalam minyak akar jahe memiliki efek analgesik. Gingerol dapat menghambat aktivitas enzim terkait rasa sakit dan memblokir transmisi sinyal rasa sakit. Selain itu, minyak akar jahe juga dapat meningkatkan sirkulasi darah, mengurangi nyeri otot, dan nyeri yang disebabkan oleh peradangan.

Komponen aktif dan karakteristik kimia ini membuat minyak akar jahe efektif dalam memberikan efek antiinflamasi, antioksidan, antimikroba, dan analgesik, sehingga menjadi bahan penting dalam berbagai ramuan herbal dan produk kesehatan. Inilah mengapa Tendar Recovering Oil mendapatkan manfaat dari sifat-sifat minyak akar jahe.

94 Kaki Bukit Industrial Terrace,
Singapore 416172.

© 2023 Tendar Recovering Oil. All Rights Reserved. Powdered by SGMP.

Shopping cart

0

Tidak ada produk di keranjang.

Hit Enter to search or Esc key to close
Indonesian